Sabtu, 23 September 2023

4 Kunci Sukses Bertani Sesuai SOP dan GAP

 


Praktik budidaya yang baik dan benar dilakukan dengan memperhatikan keseluruhan tahapan budidaya mulai dari lahan sampai panen. Praktik budidaya tersebut dilakukan dengan prinsip ekologi yang dapat menjaga kelestarian sumberdaya hayati dan kesehatan pangan. Dengan demikian praktik budidaya tersebut menggunakan input yang aman dan terjamin sehingga keberlangsungan kegiatan budidaya tetap terjaga. Dampak yang didapatkan akan bernilai positif, diantaranya kesuburan tanah terjaga, keberadaan organisme pengganggu tanaman terkendali dan agensi hayati terjaga serta terhindar dari pencemaran lingkungan.

            Rangkaian praktik budidaya yang baik dan benar berdarakan Good Agriculture Practices (GAP) meliputi kegiatan budidaya dan kegiatan panen. Pada tahap kegiatan budidaya terdapat beberapa poin penting yang harus diperhatikan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, dan pemeliharaan. Oleh karena itu, agar kegiatan budidaya dapat dilakukan dengan baik dan maksimal, ada empat kunci sukses yang harus dipahami dan dilaksanakan oleh seorang petani dalam praktik budidaya.

            Terdapat 4 (empat) kunci sukses yang wajib petani pahami:

  1. Lahan dan pengolahan lahan yang baik
  2. Pupuk yang sudah menjadi kompos
  3. Bibit unggul dan bersertifikat 
  4. Pasar

A.    Lahan

Lahan mencakup lokasi lahan, tofografi lahan, sejarah lahan dan cara pengolahan lahan. Untuk menentukan lokasi dan luas lahan harus mampu menentukan jenis tanaman yang mau ditanam.

a.       Lokasi Lahan: Lokasi lahan harus mudah dijangkau dan terdapat akses transportasi

b.      Tofografi Lahan: Kemiringan lahan yang baik tidak lebih 30%

c.       Sejarah Lahan/Asal Usul Lahan: Perlu menelusuri asal usul lahan, sehingga dapat diketahui teknik pengolahan lahan yang sesuai dan kebutuhan untuk pengolahan lahannya. Asal-usul lahan bisa berupa bekas penanaman tanaman hortikultura atau tahunan, bisa berupa lahan tidur dan bisa berupa lahan bukaan baru.

d.      Untuk tanaman cabai menghendaki tidak banyak naungan atau tidak banyak pohon penghalang, dan tanah yang gembur dengan sedikit berpasir.

Teknik pengolahan tanah yang baik dan benar untuk tanaman cabai merah adalah:

a.       Lahan dibersihkan dari gulma, bekas ajir dan tanggul tanaman sebelumna

b.      Lahan diolah dengan kedalaman 30 cm sampai tanah menjadi gembur.

c.       Lebar bedengan optimal 90 cm dan minimal 80 cm

d.      Jarak antara bedengan maksimal 60 cm dan minimal 50 cm.

e.       Tinggi bedengan maksimal 40 cm dan minimal 30 cm

f.       Jarak tanam untuk lebar bedengan 80 cm adalah 50x60 cm dan untuk lebar bedengan 90 cm adalah 50x70 cm.

B.     Pupuk yang Sudah Dikomposkan

Pupuk yang sudah dikomposkan adalah pupuk kandang yang sudah dilakukan perlakuan pengomposan sebelum pemakaian ke lahan/bedengan. Bahan pupuk yang digunakan berupa kotoran ayam. Kotoran ayam memiliki kelebihan diantaranya memiliki unsur hara yang lebih tinggi, tidak banyak campuran rumput seperti kotoran sapi, campuran berupa sekam padi yang berguna sebagai pembenah fisik dan biologi tanah.

Langkah kerja dalam pembuatan pupuk kandang ayam menjadi pupuk kompos sebagai berikut:

a.       Kebutuhan pupuk kandang ayam untuk 1 hektar tanaman cabai sebanyak 2000 kg

b.      Setengah dari kebutuhan pupuk kandang (1000 kg) dituangkan diatas permukaan tanah

c.       Kemudian disiram air bersih sambil diinjak-injak sampai tercampur namun tidak sampai airnya mengalir.

d.      Kemudian setengah pupuk kandang ayam sisanya (1000 kg) dituangkan di atas tumpukan pertama, lalu disiram dan diinjak-injak sampai tercampur.

e.       Kemudian ditutup menggunakan plastic atau terpal.

f.       Setelah 1 bulan pupuk diaduk dan ditutup kembali

g.      Satu bulan kemudian pupuk kompos siap digunakan.

Teknik penggunaan pupuk kandang ayam selain dikomposkan di atas lahan dapat juga dilakukan dengan menebar pupuk kandang ayam di atas bedengan kemudian disiram mikroba. Dosis pupuk kompos ayam adalah 1 karung per 3 meter bedengan.

C.    Bibit

Bibit merupakan bahan tanaman yang akan ditanaman. Dalam menentukan bibit perlu memperhatikan hal-hal berikut ini:

a.       Merupakan bibit unggul dan bersertifikat

b.      Harus tahu jenis produk yang dibutuhkan di pasar atau sesuai permintaan/kebutuhan pasar.

D.    Pasar

Pasar merupakan tempat atau tujuan  disalurkannya produksi tanaman. Sehingga dapat dikatakan bahwa pasar adalah tujuan. Oleh karena itu perlu mengetahui perkembangan pasar dan kebutuhan pasar. Tujuan produk tanaman apakah ke pasar tradisional, ke pasar induk, ke pasar modern, ke swalayan, dan atau kontrak dengan pihak tertentu.

            Setelah menerapkan keempat kunci sukses bertani di atas, tentunya masih terdapat beberapa kendala yang dapat menyebabkan produksi belum maksimal. Sehingga petani harus mampu mengenali kendala apa saja yang menjadi factor penyebab produksi rendah sehingga petani dapat mengatasinya. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi:

  1. Pola tanam yang tidak tepat: Pola tanam dengan cara tumpang gilir dapat menekan biaya, waktu, dan tenaga.
  2. Pergiliran tanaman yang kurang sesuai: Misal pergiliran tanaman brokoli/bunga kol dengan buncis. Untuk budidaya cabai pola pergiliran yang baik yaitu: Cabe – Brokoli – Buncis – Cabe.
  3. Penanaman tanaman yang sama secara terus menerus. Seharusnya untuk menanam tanaman yang sama harus menunggu setidaknya satu sampai dua periode tanam.
  4. Pengolahan lahan berkali-kali: Pengolahan lahan yang sering akan menyebabkan terkikisnya unsur hara tanah, matinya mikroorganisme dalam tanah dan membengkaknya biaya input. Sebaiknya satu kali pengolahan lahan cukup untuk satu tahun atau lebih. Karena sekali olah lahan dapat dilakukan penanaman tanaman yang berbeda sebanyak 8 (delapan) kali penanaman.


Terimakasih Sudah Membaca

Penulis : Faisal Kurnia Harahap
Sabtu, 23 September 2023

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Informasi Unggulan

MENGOBATI RINDU ANAK ISTRI

 Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatu Salam pembuka, semoga Ridho Allah Subhana Wata'ala senantiasa menyertai setiap hembusan ...